Kuningan,-Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra sekaligus Wasekjen DPP Partai Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, mendorong Laskar Gerindra Kuningan untuk tampil bukan sekadar sebagai kekuatan politik, melainkan menjadi garda terdepan dalam membaca dan menjawab keresahan masyarakat di lingkungan masing-masing. Pesan itu disampaikan saat pertemuan bersama Laskar Gerindra Kuningan di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Minggu (13/9).
Perwakilan DPC Partai Gerindra Kuningan, Bambang Harimurti, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Tina Wiryawati kepada keberadaan Laskar Gerindra. Menurutnya, kehadiran tersebut menunjukkan bahwa kader dan laskar di tingkat akar rumput merupakan bagian penting dari keluarga besar Gerindra.
“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada Bunda Tina atas perhatiannya kepada teman-teman Laskar Gerindra Kuningan. Bunda sebagai anggota dewan provinsi mempunyai perhatian lebih dan bahkan memprioritaskan teman-teman laskar,” Ujarnya
Bambang sapaan akrabnya menegaskan bahwa membangun Gerindra bukan proses yang mudah, sehingga seluruh elemen harus menjaga semangat perjuangan yang menjadi fondasi partai. Pengalaman Tina yang pernah bertugas di luar Pulau Jawa, termasuk penugasan ke Bangka Belitung, menjadi bukti bahwa perjuangan politik membutuhkan loyalitas, keteguhan, serta kesiapan menjalankan setiap mandat yang dipercayakan.
“Beliau pernah maju di Sumatera, berdarah-darah demi membesarkan partai. Tujuannya satu: bagaimana kita mengantarkan Pak Prabowo menjadi pemimpin di republik ini,” tambahnya.
Hj. Tina Wiryawati menegaskan bahwa keberadaan Laskar Gerindra tidak boleh dipandang sebagai kelompok yang berdiri sendiri.
“Laskar itu ada di akar rumput. Maka harus bisa peka terhadap keresahan sesama di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Politisi dari Daerah Pemilihan XIII — mencakup Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran — ini mengingatkan bahwa politik tidak boleh berhenti pada perebutan posisi atau kepentingan pribadi. Partai harus menjadi ruang perjuangan untuk memberi manfaat nyata kepada masyarakat.
Tina berbagi pengalaman ketika ditugaskan ke Bangka Belitung tanpa mengenal wilayah maupun jaringan di sana. Meski peluang kemenangan berat, ia tetap menjalankan mandat partai dengan mendatangi satu per satu Pusat Kegiatan Anak Cabang (PAC).
“Saya tahu kalah, tetapi saya tetap menjalankan perintah partai. Karena kalau kita bilang berjuang, artinya kita harus memahami situasi di tempat perjuangan kita,” ungkapnya.
Tina mengingatkan bahwa bergabung dengan partai bukan sekadar mencari keuntungan materi. Justru sebaliknya, kader kerap mengeluarkan waktu, tenaga, hingga biaya sendiri demi perjuangan bersama. Identitas sebagai Laskar Gerindra, kata Tina, tidak dibuktikan lewat seragam semata, melainkan melalui kerja nyata dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan sekadar bangga mengenakan seragam. Buktikan lewat tindakan — apa yang sudah kita berikan untuk warga di sekitar kita,” tegasnya.
Tina berharap akses dan jaringan yang dimiliki kader di tingkat pusat maupun daerah dapat dimanfaatkan untuk membantu warga.
“Kalau ada keresahan warga sekitar, mari kita bantu melalui akses yang kita punya di partai. Kita bersama-sama berjuang membesarkan Partai Gerindra,” Pungkasnya.
(H.Aboy)

