Bupati Dian: Jangan Rusak Program Prabowo Hari ini 28 Sisawa SMP dan 1 SD menjadi Korban keracunan

Kuningan,-Sebanyak 29 siswa di Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (16/9/2026). Terdiri dari 28 siswa SMP dan 1 siswa SD, seluruh korban segera mendapat penanganan medis di Puskesmas Ciwaru.

 

Menyusul laporan kejadian tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. langsung meninjau lokasi dan memastikan para siswa tertangani dengan baik. Beliau didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Edi Martono, serta Kepala Puskesmas Ciwaru, Yuyu Yuningsih.

 

 

Kepala Puskesmas Ciwaru Yuyu Yuningsih menjelaskan seluruh siswa yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan kondisinya terkendali. Namun, penyebab pasti keracunan masih dalam proses penyelidikan.

 

“Kondisi pasien dapat ditangani dengan baik. Masalah keracunan dari menu yang dikonsumsi masih kami lakukan observasi selama 14 hari ke depan untuk memastikan jenis makanan apa yang diduga mengandung racun,” ungkap Yuyu.

 

 

Sementara Bupati Dian menyayangkan terjadinya insiden ini. Ia mengingatkan program MBG adalah inisiatif yang sangat baik dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga pelaksana wajib menjaga kualitas dan kebersihan makanan agar tidak merugikan masyarakat.

 

“Saya menyayangkan terjadinya dugaan keracunan ini. Program ini sangat bagus dari Bapak Presiden Prabowo, jangan sampai justru merugikan masyarakat,” ujar Bupati.

 

Terkait kemungkinan sanksi terhadap dapur penyelenggara, Bupati menegaskan akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

 

“Semuanya ada prosedurnya. Saya akan memerintahkan langsung kepada Ketua Satgas MBG sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan untuk melakukan pengawasan, evaluasi menyeluruh, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegas Bupati Dian.

 

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Edi Martono Menambahkan penyebab keracunan bisa dari berbagai faktor diantaranya Dari peralatan masak yang tidak bersih, bisa juga dari bakteri serta kondisi tubuh yang sedang mengalami penurunan kesehatan.

 

“Semuanya masih dalam penyelidikan melalui lab makanan hari ini yang mengakibatkan keracunan 29 pelajar dengan menu ayam Katsu, sayur brokoli, buah melon dan Tahu sedang dilakukan pemeriksaan dan hasilnya 14 hari kedepan untuk mengetahui menu apa yang mengandung racun, harapan saya semoga para pelajar dapat cepat pulih.”Harap Edi Martono.

 

 

 

 

(H.Aboy)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *