Ramai Flyer Ucapan Selamat, Publik Soroti Kebersamaan Bupati Dan Wakil Bupati

Kuningan,-Beredarnya flyer ucapan selamat dari Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, kepada Bupati Dian Rachmat Yanuar atas penghargaan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026. memicu tanya di tengah masyarakat. Alih-alih menunjukkan kebersamaan, langkah itu justru memunculkan spekulasi adanya kerenggangan di pucuk pimpinan daerah.

Penghargaan tersebut seharusnya menjadi milik bersama eksekutif dan seluruh jajaran Pemkab Kuningan. Namun ucapan selamat yang terpisah membuat publik bertanya: apakah ada jarak dalam komunikasi keduanya?

Pengamat Kebijakan Publik, Soejarwo yang akrab disapa Mang Ewo, menilai secara formalitas ucapan selamat itu wajar. Namun dalam konteks politik dan pemerintahan, caranya menjadi sorotan.

“Penghargaan ini pada hakikatnya hasil kerja mereka berdua beserta seluruh jajaran. Kalau ucapan selamat datang terpisah, itu memposisikan sang wakil seolah tidak bagian dari pencapaian tersebut,” ujar Soejarwo, Sabtu 29/8/2026 malam.

Menurutnya, dalam dinamika politik lokal, hal-hal kecil seperti ini kerap dibaca sebagai sinyal.

“Bisa berarti Wabup tidak dilibatkan dalam program strategis, atau kewenangannya sedang dibatasi sehingga memilih sikap menjaga jarak,” jelasnya.

Isu disharmonisasi ini terasa menguat padahal masa kepemimpinan Dian–Tuti baru berjalan sekitar 1,5 tahun. Padahal pasangan ini masih punya PR besar untuk menuntaskan janji kampanye Pilbup 2024.

Soejarwo mengingatkan, jika isu ini dibiarkan liar tanpa klarifikasi dan perbaikan hubungan, masyarakat Kuningan lah yang paling dirugikan.

“Konflik internal di pucuk pimpinan bisa mengganggu seluruh program kerja. Bantahan saja tidak cukup, harus ada bukti nyata kebersamaan,” tegasnya.

Kepada Bupati dan Wabup, Soejarwo meminta segera menunjukkan etos kerja yang harmonis. Keterbukaan dan perbaikan komunikasi dinilai mendesak.

“Bintik keretakan sekecil apa pun, kalau tidak segera direkatkan bisa jadi bara perpecahan yang membakar kinerja pemerintahan hingga 2029,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi bersama dari Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani terkait flyer tersebut.

 

(H. Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *