Febbie Nilai Kinerja Pemda Kuningan 9, Dorong Perizinan Mudah Demi Datangkan Investor

Kuningan,-Berkomitmen menghubungkan keahlian dunia profesional dengan kebutuhan masyarakat, Febbie Hadidallas hadir sebagai sosok yang tidak hanya sukses di karier pribadi, tetapi juga aktif mencurahkan kemampuannya untuk pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Hal itu disampaikannya saat ngopi darat (ngopdar) bersama awak media, Senin (26/10/2026).

Febbie Hadidallas lahir pada 12 Februari 1978. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Diponegoro dan lulus pada angkatan 1996. Dengan pengalaman karier lebih dari dua dekade, jejak profesionalnya merentang di berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan, teknologi, industri alat kesehatan, hingga manajemen perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Febbie juga memberikan pandangannya terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan saat ini.

Menurutnya, jika dinilai dengan skala 1 hingga 10, kinerja pemerintah daerah saat ini cukup baik dengan nilai 9.

Meski demikian, ia menekankan ada beberapa pekerjaan rumah yang harus terus dilakukan demi kepentingan masyarakat.

“Tidak lupa, perbaikan jalan harus terus dilakukan demi kepentingan masyarakat. Dan juga perizinan yang tidak berbelit agar investor datang ke Kuningan,” ujarnya.

Febbie menilai, kemudahan perizinan akan menjadi kunci untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan serta meminimalisir angka pengangguran di Kabupaten Kuningan.

Sementara Beberapa jabatan penting yang pernah dan sedang diembannya antara lain Komisaris Utama PT. Indo Tele Mediasoft (2022–sekarang), Komisaris Utama PT. DNA Indoteknik (2019–2022), Direktur Utama PT. Indoris Cipta Teknologi (2014–2019), hingga Ketua Tim E-Learning Bank Syariah Mandiri (2004–2009).

Kini, Febbie mencurahkan kemampuannya melalui Ketua DPD Barisan Delapan Center Kuningan, Ketua Organisasi Gentayangan, dan Dewan Pembina Etik dan Kedisiplinan PPSI.

Dalam waktu dekat, Febbie yang didampingi Sekjen dan Ketua Harian Gentayangan berencana meluncurkan aplikasi kesehatan bernama “TakuSehat” untuk masyarakat Kuningan.

“Sukses sejati bukan hanya tentang pencapaian pribadi, melainkan seberapa besar kita bisa memberi manfaat bagi orang lain dan daerah tempat kita berasal,” pungkasnya.

 

(H. Aboy)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *