Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Terima Penghargaan dari UPI

Bandung,-Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menerima penghargaan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) atas komitmennya mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mendorong pendidikan inklusif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dalam peringatan Dies Natalis ke-72 UPI di kampus UPI, Jalan Dr. Setiabudi, Bandung, Selasa (20/10/2026).

Bupati Dian disebut menjadi satu-satunya bupati di Jawa Barat yang menerima penghargaan tersebut. Ia hadir didampingi Asisten Daerah I Deniawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan Dr. Carlan, serta Sekretaris Disdikbud H. Pipin Mansur Aripin.

Penghargaan itu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Pemerintah Kabupaten Kuningan dan UPI dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kedua pihak tengah menyiapkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan pelaksanaan lima pilar strategis pengembangan pendidikan melalui gerakan Guru Melesat.

Kepala Disdikbud Kuningan, Dr. Carlan, mengatakan rencana kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ke Kabupaten Kuningan beberapa minggu sebelumnya.

“Penandatanganan MoU antara UPI dan Pemerintah Kabupaten Kuningan dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama November 2026. Kerja sama ini difokuskan pada lima pilar utama pengembangan pendidikan,” ujar Carlan di sela acara.

Bupati Dian mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kapasitas guru, serta membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Menurutnya, pendidikan berkualitas perlu dibangun melalui kolaborasi, pemerataan kesempatan, dan penghargaan terhadap kemampuan setiap individu.

“Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik di sektor pendidikan. Bersama UPI, kerja sama telah terjalin lama, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan, kapasitas guru, dan pengembangan kurikulum,” kata Dian.

Ia menambahkan, Kabupaten Kuningan selama ini menjadi mitra UPI dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pendidikan inklusif.

Dian juga mencontohkan adanya pejabat penyandang disabilitas yang dipercaya menduduki posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, termasuk di sektor pendidikan dan perangkat daerah lainnya. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

 

(H. Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *