SPBE di Cipari Kuningan Terbakar, Tabung Gas Roboh Picu Percikan Api

Kuningan,-Kebakaran terjadi di bangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cipari, Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu (21/10/2026) pagi. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 09.02 WIB.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, mengatakan laporan kejadian diterima pada pukul 08.34 WIB. Regu pemadam diberangkatkan tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.47 WIB.

“Berdasarkan informasi yang kami terima di lapangan, kebakaran diduga bermula ketika tumpukan tabung gas kosong roboh dan menimpa tabung gas elpiji. Benturan tersebut diduga menimbulkan percikan api dan menyebabkan gas keluar dari tabung hingga terjadi kebakaran,” ujarnya.

Sebelum petugas tiba, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Namun, untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala, kepolisian meminta bantuan UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Menurut Andri, petugas melakukan pemadaman lanjutan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air setelah tuas sprinkler diaktifkan. Saat tiba di lokasi, petugas masih menemukan sejumlah titik api kecil di bagian atap serta kepulan asap.

Sebanyak tujuh personel dari Regu 1 UPT Damkar Kabupaten Kuningan dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Petugas juga menyisir area kejadian untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Proses penanganan berakhir pada pukul 09.02 WIB, sekitar 15 menit setelah petugas tiba di lokasi. Area kejadian kemudian dinyatakan aman.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Petugas Damkar juga belum memperoleh keterangan yang jelas mengenai nilai kerugian maupun dampak lain akibat kejadian tersebut.

Andri berharap peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penataan dan penyimpanan tabung gas secara aman serta penerapan prosedur keselamatan di area operasional.

“Pemeriksaan menyeluruh setelah api padam juga diperlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran kembali,” pungkasnya.

 

 

(H. Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *