Dadang Abdullah Serukan Bersihkan DPRD dari Kotoran Moral

Kuningan,- Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (KORAKAP) Koalisi Rakyat Kuningan Anti Penindasan Dadang Abdullah, mempertegas kembali tujuan aksi “Bersih-Bersih DPRD dari Kotoran Moral” yang diagendakan Rabu (16/9/2026). di halaman Gedung DPRD Kabupaten Kuningan. Aksi ini memuncak dengan pelaksanaan sumpah Al-Qur’an dan sumpah pocong yang disaksikan langsung oleh masyarakat.

 

Dadang menjelaskan, langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kabar dugaan penyimpangan moral, perselingkuhan dan perbuatan mesum yang melibatkan anggota DPRD Kuningan telah menyebar luas serta meresahkan warga. Sebanyak empat nama diduga berinisial disebut: R.D, R, T dan C.

 

“Saya tegaskan kepada seluruh masyarakat Kuningan KORAKAP tidak membuat tuduhan kosong. Kami mendengar langsung, kami menerima laporan, dan kami mengumpulkan informasi yang cukup untuk memastikan hal ini benar-benar terjadi di lingkungan lembaga yang seharusnya menjadi teladan.” Ungkapnya.

 

 

Lebih jauh Dadang mengajak kepada masyarakat untuk datang pada Rabu besok. Untuk menyaksikan langsung Sumpah Al-Qur’an itu sakral tidak ada yang berani melanggarnya jika hatinya bersih. Sumpah pocong itu peringatan bahwa kematian tidak memandang jabatan, tidak memandang siapa yang berkuasa.

 

“Kami tidak memaksa siapa pun. Tapi jika mereka merasa tidak bersalah, mengapa takut? Datanglah, pegang Al-Qur’an, bersumpahlah. Jika berani, kami mundur dan meminta maaf. Jika tidak berani, berarti benar apa yang kami duga dan saat itulah kami minta mereka mengundurkan diri demi kehormatan lembaga ini.”Tegasnya.

 

Dadang menambahkan Simbol cangcut dan kondom yang kami bawa bukan untuk bercanda. Itu pengingat bahwa urusan kotor tidak boleh dibiarkan di tempat yang seharusnya suci. Kami ingin DPRD Kuningan bersih, bukan saja di lantai dan dindingnya, tapi bersih di hati dan perilaku setiap anggotanya.

 

“Kami mengajak kepada warga Kuningan datang, saksikan, dan tuntut kebenaran. Jangan biarkan Kuningan ternoda oleh orang-orang yang lupa diri setelah duduk di kursi empuk.” Imbuhnya.

 

 

(H.Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *