Pantau Karhutla Ciremai, Bupati Dian Tagih Janji KDM Soal Rp100 Miliar untuk Jalan Kuningan

Kuningan,-Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Ciremai, Kamis (22/10/2026), diwarnai momen menarik. Usai meninjau penanganan karhutla dan hendak berpamitan, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar,M.Si., mengingatkan kembali soal janji bantuan perbaikan jalan senilai Rp100 miliar yang pernah disampaikan Gubernur pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 beberapa waktu lalu.

Dalam momen tersebut, Bupati Dian menyampaikan harapan agar komitmen itu segera diwujudkan demi peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Kuningan yang dinilai masih banyak membutuhkan perbaikan.

“Saat beliau berpamitan, saya sampaikan kembali mengenai janji beliau pada Hari Jadi Kuningan ke-528 lalu, terkait bantuan anggaran perbaikan jalan senilai Rp100 miliar. Kami mohon dukungannya agar segera terealisasi demi kenyamanan warga Kuningan,” ujar Bupati Dian.

Gubernur KDM dikabarkan menerima dengan baik pengingat tersebut dan menyatakan akan menindaklanjutinya. Namun hingga saat ini, rincian ruas jalan yang akan menjadi prioritas perbaikan, jadwal pengerjaan, serta mekanisme penyaluran anggarannya belum diumumkan secara resmi. Masyarakat berharap penyaluran dan pemanfaatannya nanti benar-benar tepat sasaran dan memperhatikan kondisi jalan yang paling mendesak.

Sementara itu, penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, masih terus berlangsung. Petugas gabungan bersama masyarakat terus berupaya memadamkan api sekaligus mencegahnya meluas. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah mengupayakan dukungan helikopter untuk penanganan melalui metode water bombing.

Lebih jauh, Kesehatan petugas juga menjadi perhatian utama. Tim medis dari puskesmas terdekat segera diterjunkan untuk memantau kondisi personel dan relawan yang bertugas di kawasan atas.

Bupati Dian menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami kembali menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan mewaspadai puntung rokok. Pohon-pohon dan rumput di sepanjang jalur pendakian saat ini sangat kering sehingga mudah tersulut, terlebih ketika angin bertiup,” Pungkasnya.

 

(H. Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *