Kuningan,-Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dimaknai secara nyata oleh PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan. Bersama sayap partai Wanoja Perjuangan, partai berlambang Banteng Moncong Putih ini menggelar bakti sosial berupa donor darah dan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar Cigintung, Cirendang, dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni peringatan hari bersejarah, melainkan bagian dari upaya menghadirkan peran partai politik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pelayanan kesehatan dan kemanusiaan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kuningan, Nuzul Rachdy, menyampaikan bahwa momentum Sumpah Pemuda harus diisi dengan kegiatan yang memberi manfaat nyata, bukan sekadar pernyataan dan seremoni belaka.
“Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini kami maknai dengan kegiatan sosial bersama Wanoja Perjuangan sebagai sayap partai. Kami ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat melalui donor darah dan pengobatan gratis,” ujarnya.

Nuzul sapaan akrabnya menjelaskan pemilihan kegiatan kesehatan didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan perubahan musim yang memengaruhi daya tahan tubuh. Selain akses pengobatan, persoalan ketersediaan darah di rumah sakit juga menjadi perhatian utama.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan, kegiatan donor darah ini mendapat antusiasme yang luar biasa. Tercatat lebih dari 100 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor, berasal dari keluarga besar partai maupun masyarakat umum.
“Sering kali kita mendengar adanya kebutuhan darah bagi pasien yang harus segera dipenuhi. Melalui kerja sama dengan PMI, kami berharap kegiatan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” kata Nuzul.
Sementara Ketua Wanoja Perjuangan Kabupaten Kuningan, Indah Nur Aliah, menjelaskan kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan PMI Kabupaten Kuningan dan Hasna Medika Center Kuningan. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan jantung, serta donor darah.
“Alhamdulillah, yang mendaftar untuk donor darah lebih dari 100 orang. Kami juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum dan kader partai,” ujar Indah.
Ia menegaskan, donor darah dipilih karena ketersediaan darah adalah kebutuhan kemanusiaan yang harus dijaga bersama. Setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.
“Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan. Darah yang kita donorkan bisa sangat bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan,” tambahnya.
Indah berharap melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Kuningan dan Wanoja Perjuangan memaknai Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi kenangan sejarah, tetapi diterjemahkan menjadi kepedulian dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap partai politik, bukan diukur hanya dari aktivitas politik formal, melainkan dari keterlibatan nyata dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.” pungkasnya.
(H. Aboy)

