Kuningan,- Tim Kecamatan Luragung kembali mengukuhkan statusnya sebagai tim terkuat di Turnamen Bupati Cup. Pada laga final yang berlangsung sengit di Stadion Mashud Wisnusaputra, Selasa (1/9/2026), Luragung berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Ciawigebang lewat drama adu penalti dengan skor 5–3, setelah waktu normal berakhir imbang 1–1.
Sejak peluit kick-off berbunyi, kedua tim tampil dengan tempo cepat dan saling menyerang. Ciawigebang sempat unggul lebih dulu pada babak pertama. Namun Luragung berhasil menyamakan kedudukan sehingga kedudukan tetap imbang 1–1 hingga berakhirnya waktu normal 90 menit ditambah masa tambahan.
Di babak adu penalti, Luragung tampil lebih tenang dan akurat, sementara Ciawigebang gagal menahan tekanan. Skor akhir adu penalti 5–3 untuk keunggulan Luragung.
Ini menjadi gelar juara kedua berturut-turut bagi Luragung, setelah menjuarai Bupati Cup pada tahun 2025.
Kemenangan ini disambut sukacita besar oleh ratusan pendukung Luragung yang memenuhi tribun stadion. Sekitar 10 bus khusus mengantar warga menyaksikan langsung laga puncak ini.
“Alhamdulillah, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama semuanya mendukung. Di Luragung, sepak bola memang nomor satu. Fanatismenya luar biasa,” ujar Camat Luragung Deni Komara, S.IP., M.Si. usai pertandingan.
Antusiasme warga tidak surut meski ada pembatasan kendaraan. Dukungan penuh ini menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Deni Komara menambahkan, keberhasilan ini bukan kebetulan. Luragung memiliki sistem pembinaan pemain yang terjaga, mulai dari Sekolah Sepak Bola hingga turnamen rutin Porgal Cup yang menjadi wadah pencarian bibit unggul.
“Pembinaan berjalan terus. Bonus di setiap laga juga jadi motivasi. Kali ini kami siapkan bonus tambahan sebagai apresiasi atas gelar juara bertahan,” jelasnya.
Terpisah, mantan pelatih sekaligus legenda Pesik Kuningan Ade Lesmana menilai pertandingan final ini sangat seru dan berkualitas.
“Ciawigebang punya pemain yang cepat dan lincah. Sementara Luragung didukung pemain berpengalaman dari Liga 4 dengan mental juara. Luragung lebih tenang dan fokus di momen krusial, itulah kunci kemenangannya,” ujar Ade Lesmana.
Luragung kembali membuktikan diri sebagai kekuatan sepak bola antar-kecamatan yang paling konsisten di Kabupaten Kuningan.
(H.Aboy)

