Buka Akses Jalan ke tiga Destinasi wisata Alam TMMD Imbangan ke-129

Kuningan,-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 Tahun 2026 di Desa Gunung Manik, resmi dibuka oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, perwakilan Kejari, Wakil Komandan Yonif TP 839/SA, Kepala DPMD, para kepala SKPD, Muspika Kecamatan Ciniru dan Hantara, Danramil, Babinsa, serta Kepala Desa Gunung Manik Jauhari Hariyanto.

Kepala Desa Gunung Manik, Jauhari Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah merealisasikan program TMMD di wilayahnya. Pembangunan infrastruktur melalui TTMMDini kata Hariyanto, memiliki arti strategis bagi Desa Gunung Manik karena membuka akses menuju sejumlah potensi unggulan desa. Salah satunya pembangunan jalan di kawasan Ciputri yang menjadi pintu masuk menuju tiga destinasi wisata alam, yakni Curug Payung, Curug Sama, dan Bumi Perkemahan Ciputri.

Selain wisata alam, Desa Gunung Manik juga memiliki potensi wisata religi dan sejarah perjuangan melalui Gua Lempong Selamet. Lokasi tersebut dikenal sebagai tempat persembunyian para pejuang Kuningan Selatan selama 17 tahun dan hingga kini terus dijaga kelestariannya.

Sementara itu, Plt. Kasdim 0615/Kuningan, Kapten Kav Suharto, mewakili Dandim 0615/Kuningan, menjelaskan TMMD Imbangan ke-129 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Agustus hingga 13 September 2026.

Adapun sasaran fisik utama berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 820 meter dengan lebar 2,5 meter, serta pembangunan talud penahan tanah sepanjang 30 meter. Jalan tersebut nantinya menjadi akses penghubung menuju lahan perkebunan warga sekaligus jalur utama menuju kawasan wisata Curug Payung.

“Nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan adalah ikatan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat dan segenap jajaran pemerintah, untuk saling bahu-membahu dan bergotong royong mensukseskan pembangunan daerah,” ujar Kapten Kav Suharto.

Dalam arahannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

Keberadaan TMMD kata Bupati Dian, tidak semata-mata berbicara ihwal pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersamaan, gotong royong, serta tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.

Bupati Dian menambahkan pembangunan jalan sepanjang 820 meter akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,
“Saya berharap perbaikan jalan 820 meter dapat memperlancar mobilitas warga dan membuka akses terhadap potensi ekonomi serta pariwisata Desa Gunung Manik.” Imbuhnya.

 

(H.Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *