Kuningan, -Sebanyak 13 ruang kelas dan 1 ruang laboratorium di SMP Negeri 1 Luragung mengalami kerusakan akibat hujan es disertai angin kencang. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung lokasi tersebut pada Selasa (3/11/2026) pukul 15.30 WIB.
Peninjauan dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik bangunan yang rusak sekaligus memastikan keamanan lingkungan sekolah pasca terjadinya bencana alam.
Cuaca ekstrem yang melanda menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan sekolah, termasuk atap dan plafon yang sebagian ambruk. Pihak sekolah segera melakukan penanganan awal guna menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan peserta didik, tenaga pendidik, serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Bupati Dian menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan kerusakan bangunan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mempercepat perbaikan sekolah tersebut. Meskipun sekolah ini sudah masuk dalam program revitalisasi, pemerintah daerah akan menjajaki skema penanganan kebencanaan agar rehabilitasi dapat dilakukan lebih cepat.
“Kita sudah berkoordinasi dengan kementerian, karena sekolah ini sebenarnya sudah masuk dalam program revitalisasi. Namun karena menunggu proses revitalisasi membutuhkan waktu, kita akan upayakan melalui skema penanganan kebencanaan,” ujarnya.
Bupati Dian berharap penanganan SMP Negeri 1 Luragung dapat segera direalisasikan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman. “Semoga Perbaikan cepat terealisasikan agar kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan kembali.” Pungkasnya.
(H.Aboy)

